Sejarah perkembangan masjid di dunia Islam sangat erat kaitannya dengan perluasan wilayah Islam dan pembangunan kota-kota baru1. Berikut adalah ringkasan sejarah perkembangan masjid:
Masa Nabi Muhammad: Masjid pertama dalam sejarah Islam adalah Masjid Quba, yang didirikan oleh Nabi Muhammad pada 28 September 622 M di kawasan pinggiran Yatsrib, Madinah23. Masjid Quba bentuknya masih sangat sederhana, di mana tiangnya terbuat dari batang pohon kurma dan atapnya pun dari pelepah daun kurma2. Setelah Masjid Quba, yang didirikan ketika Rasulullah dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah, di tahun yang sama, dibangun masjid kedua, yaitu Masjid Nabawi2.
Masa Kekhalifahan: Wafatnya Nabi Muhammad pada 632 M, menandai dimulainya era kekhalifahan Islam. Pada periode ini, pembangunan dan penyempurnaan masjid terus dilakukan2. Termasuk pembangunan Masjidilharam, yang telah ada sejak Nabi Ibrahim2. Pola arsitektur masjid pada zaman ini masih sederhana, umumnya berupa tanah lapang yang diberi dinding dengan pola persegi panjang2. Penambahan kubah baru terjadi pada masa Kekhalifahan Bani Umayyah (661-750 M)2. Sedangkan perkembangan arsitektur masjid secara pesat terjadi pada masa Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M)2.
Perkembangan Modern: Dengan penyebaran Islam, masjid berlipat ganda di seluruh dunia Islam4. Terkadang gereja dan kuil diubah menjadi masjid, yang memengaruhi gaya arsitektur Islam4. Sementara sebagian besar masjid pra-modern didanai oleh sumbangan amal, peningkatan peraturan pemerintah tentang masjid besar telah diimbangi dengan munculnya masjid yang didanai swasta, banyak di antaranya berfungsi sebagai basis untuk berbagai organisasi revivalis Islam dan aktivitas sosial4.
Harap dicatat bahwa ini hanyalah ringkasan sejarah perkembangan masjid dan mungkin tidak mencakup semua detail. Semoga ini membantu! 😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar